Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2012

Seorang Ibu menjual Ginjalnya agar Anaknya dapat bekerja


Demi anak, apapun akan diserahkan, termasuk organ vitalnya. Seorang wanita Italia mengatakan dia bersedia menyerahkan ginjal secara gratis asal sang anak mendapatkan pekerjaan.

Wanita Perugia, yang namanya dirahasiakan, mengatakan kepada harian La Nazione, dia "tak akan malu dan merasa kehilangan" dengan menawarkan ginjalnya. Baginya, pekerjaan untuk anaknya yang kini berusia 18 tahun lebih penting dari segalanya.
Wanita itu mengatakan anaknya tak akan mengecewakan sebagai pekerja. Ia menguasai beberapa bahasa asing. Sang anak menganggur sejak usahanya bangkrut pada bulan Agustus tahun lalu.
"Satu ginjal sudah cukup bagi saya untuk hidup. Karena itu, saya bersedia untuk memberikannya agar anak saya bisa tersenyum lagi," kata wanita itu.
Di Italia, angka penagguran meningkat sejak krisis global 2008 lalu. Kini, banyak pekerja muda yang tadinya hidup mandiri kembali ke rumah orang tuanya untuk menghemat pengeluaran.

Sumbernya :
http://www.tempo.co/read/news/2012/02/02/117381284/Jual-Ginjal-Demi-Anaknya-Bisa-Bekerja

Senin, 02 Januari 2012

Rencana 10 tahun kedepan.!!

Treeeeeeeeeeeeett...Treeeeeeeeeettt.. Duarrrr... Duarrrr.!!!
 Happy New Year Sahabat Sahabatku.!!
"hahahahah telat sih"
happy new year yah.. semoga di tahun ini bisa lebih baik dari tahu sebelumnya.!! Amin..

hmmm.. di postingan pertama di tahun 2012 ini, admin pengen mengajak sehabat-sahabat pembaca  untuk membuat sebuah planing 10 tahun kedepan.!! ky.!! sebenarnya ini tuh proyek kerja yang diberikan oleh guru Matematika Admin.!! Ia menugaskan kami membuat sebuah planing 10 tahun kedepan, gunanya untuk memberikan sebuah arah yang baik kedepannya.!! sesuai kata-kata bijak yang ada yaitu "IF YOU FAIL TO PLAN, YOU ARE PLANING TO FAIL".!! Setuju.!! kalo sahabat-sahabat pembaca sekalian setuju.!! ayo siapkan pulpen+keras untuk menulis rencana kita masing-masin.!! selamat berencana :)



Sabtu, 24 Desember 2011

Seorang Ibu Melahirkan Setelah 2 Hari Meninggal

Kejadian luar biasa menggegerkan dunia kedokteran. Seorang ibu yang dipastikan telah meninggal dunia, ternyata masih bisa melahirkan bayi mungil dengan sempurna. Berita ini mendadak tersiar ke mana-mana dan menjadi bahan perbincangan medis.

Mahmoud Soliman sebagai suami yang berumur 29 tahun tak pernah membayangkan bisa menghadapi kesedihan dan kebahagiaan menjadi satu. Istri yang dicintainya Jayne Soliman 41 tahun, pergi untuk selamanya. Dan sebagai gantinya, ia mendapatkan seorang bayi perempuan cantik yang dilahirkan dari rahim istrinya.

Yang mengharukan, Aya Jayne demikian nama bayi tersebut, dilahirkan dua hari setelah Jayne dinyatakan meninggal akibat otaknya tidak bisa berfungsi lagi. Berkat bantuan medis, Aya bisa dilahirkan dengan selamat.

Sebenarnya kehamilan Jayne tidak bermasalah. Namun di usia kehamilannya yang mencapai 25 minggu, tiba-tiba ia pingsan setelah mengeluh sakit kepala. Segera saja Mahmoud melarikannya ke rumah sakit John Radcliffe Hospital di Oxford. Namun beberapa jam kemudian, tim dokter menyatakan otak mantan atlet ski es nasional Inggris ini sudah mati.

Tim dokter mencoba membantu jantung Jayne agar tetap berdenyut dengan beragam peralatan. Upaya ini dilakukan agar bayi yang berada di perut Jayne bisa tertolong. Jayne diberi dua dosis besar steroid, sehingga jantung bayinya bisa berkembang. Dan akhirnya, aya Jayne pun bisa lahir dengan selamat melalui operasi cesar.

Usai diangkat dari rahim Jayne, Aya sempat diletakkan di pundak ibunya untuk memberi sedikit waktu bagi keduanya untuk bertemu. Setelah itu Aya langsung dilarikan ke unit perawatan intensif. Sedangkan Mahmoud diberi kesempatan untuk mengucapkan selamat jalan kepada istrinya, sebelum akhirnya dokter mematikan peralatan penunjang hidupnya.

Kata "Aya" berasal dari bahasa Arab yang berarti "KEAJAIBAN". Itu merupakan nama yang dipilih Jayne saat masih hidup.

Mahmoud Soliman bersama Jayne Soliman:




Mahmoud Soliman with his wife Jayne who suffered a fatal brain haemorrhage before the birth of her daughter

Aya Jayne saat baru dilahirkan:















About