Rabu, 04 Januari 2012

Apakah Kehidupn Itu.???



PLANET KITA DIPENUHI DENGAN KEHIDUPAN. Makhluk hidup dapat ditemukan di kedalaman lautan yang tidak dapat dicapai oleh sinar matahari, dan juga di lereng-lereng yang diterpa angin pegunungan tinggi. Beberapa jenis kehidupan tumbuh subur di lumpur gunung berapi yang lekat, yang terlalu panas untuk disentuh, sedangkan jenis lainnya hidup di batu karang gersang, atau jauh di kedalaman tebing salju. Anehnya kehidupan itu suulit dijelaskan, walaupun ditemukan dimana-mana. Ahli biologi menjabarkan kehidupan sebagai suatu rangkuman cirri khas yang dimiliki semua makhluk hidup. Cirri-ciri adalah kemampuan untuk mempergunakan energy, kemampuan untuk memproses bahan baku, dan membuang sisa yang tidak berguna. Termasuk juga kemampuan untuk bereaksi terhadapu dunia luar- sering kali dengan cara bergerak atau berubah bentuk, dan yang paling penting adalah kemampuan berkemang biak. Kemampuan ini menunjukkan cirri yang ridak hanya diperlihatkan oleh setiap makhluk hidup, tapi juga kehidupan secara menyeluruh. Ini adalah kemampuan untuk berubah secara perlahan atau “tumbuh” sejalan dengan waktu.

MEMBANGUN DAN MEMUSNAHKAN.
Makhluk hidup terdiri atas berbagai unsure kimia yang rumit, kebanyakan terdiri atas unsure karbon, pada setiap denut kehidupan unsure kimia ini turut ambil bagaian dalam serangkaian reaksi yang sangat mengagumkan. Beberapa reaksi mengubah unsur-unsur yang rumit menjadi lebih sederhana dan dalam prosesnya sering menghasilkan energy. Dalam proses lain sebailknya selalu memerlukan energy. Kedua reaksi inilah yang membentuk metabolism makhluk hidup. Reaksi-reaksi metabolisme di laboratorium sangat lambat, tapi dalam makhluk hidup reaksi ini berlangsung seratus atau seribu kali lebih cepat. Perbedaan reaksi ini dipengaruhi oleh enzim – protein khusus yang dihasilkan oleh sel-sel hidup. Enzim adalah semacam zat kimia pengatur yang menyatukan zat-zat kimia lain sehingga bereaksi cukup sepat untuk menopang daya hidup.

AKHIR HIDUP.
Lukian abad ke 19 dari prancis ini menggambarkan kematian menarik bahu orang yang sedang duduk untuk membawanya pergi dari pulau kehidupan. Makhluk hidup berkembang melalui proses reproduksi, sehingga kematian memungkinkan lahirnya suatu kehidupan baru yang lebih sesuai dengan dunia disekitarnya. Jika tidak ada yang pernah mati, sudah sejak lama planet dipenuhi olehy beberapa kehidupan pertama yang ada.

HIDUP SEBAGIAN

Pada makhluk hidup yang sesungguhnya, metabolism berlangsung terus-menerus, meskipun kadang-kadang menjadi lebih lambat, misalnya selama tidur atau hibernisasi (tidur panjang). Namun beda halnya dengan Virus,  virus melaksanakan reaksi metabolisme dengan bantuan sel-sel hidup. Jika berada di luar suatu sel, metabolismenya berhenti. Inilah sebabnya mengapa virus tidak dianggap sungguh-sungguh hidup.

KEHIDUPAN MEKANIS



Robot tampak hidup karena mereka dapat bergerak dan bereaksi terhadapat lingkungannya, tetapi robot bergantung opada manusia untuk mengisi energy dan robot tidak dapat berkembang biak.

KRISTAL YANG TUMBUH
 

Jika dilihat di bawah mikroskop, selapis tipis sejenis karang yang disebut lumut agate menampilkan garis-garis hitam dan hijau yang tampak seperti lumut atau akar. Garis-garis ini sesungguhnya adalah Kristal yang dapat tumbuh. Beberapa ilmuan berpendapat bahwa kemampuan ini turut mengambil bagian dalam asal-usul kehidupan.

BATU HIDUP
 
Karena sebab-sebab tertentu, tumbuhan gurun ini dinamai “batu hidup”. Kendati rupanya, tumbuhan ini hidup dengan mengambil zat nutrient anorganik dan melakukan fotoshintesis, mengambil energy dari sinar matahri untuk membentuk molekul organik. Setiap tahun, tumbuhan ini juga berbunga dan menghasilkan benih, sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh batu kerikil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About